Senin, 18 Juli 2011

Musim kompetisi liga italia 2011-2012 akan di mulai


Musim kompetisi liga2 eropa 2011-2012 sebentar lagi akan bergulir. Demikian juga dengan liga italia juga akan memulai pertandinngan pembuka pada bulan agustus. Tim-tim yang tahun kemarin finis di posisi lima teratas ditambah dengan Juventus (finis di posisi tujuh klasemen) telah ramai2 memulai aktifitas transfer mereka. Dengan penambahan pemain2 yg memiliki kualitas di atas rata2, terlihat begitu besarnya mabisi mereka untuk menyodok ke posisi atas begitu kentara. Milan sebagai pemilik scudetto tahun kmaren pastinya tidak akan begitu saja dengan mudah menyerah titelnya. Apalagi Milan berkampanye untuk tahun ini adalah mempertahankan scudetto dan berupaya melangkah lebih jauh lg di Liga Champion. Dipastikan dengan Alegri sebagai komando takkan mudah mereka kalahkan, walaupun kehilangan Pirlo sebagai pengatur serangan setelah memilih hijrah ke Juventus tidak akan mengurangi kemampuan mereka. Masuknya Mexes dan Taiwo di lini belakang, Sharawy dan Paloschi di lini depan pasti sedikit banyak akan menambah kekuatan mereka. So pasti akan lebih menarik Liga Italia musim depan. Silahkan menikmati masa jeda (masa deg2an menunggu kedatangan Mr.X) kompetisi. Bravo Liga italia.

Derby Milan jilid II 2010-2011 (02/04/2011)

Minggu dini hari nanti derby Milan akan hadir menyuguhkan tontonan yg luar biasa (harapan penulis). Siapa yang akan memenangkan pertandingan adalah pemegang capolista sementara alias pimpinan klasemen dan punya kans besar untuk memegang trofi pada akhir musim nanti. Bila Milan yang memenangkan pertandingan kali ini maka jarak akan kembali melebar menjadi 5 poin kembali dan peluang scudetto lebih besar lagi. Sebaliknya jika Inter yang memenangkan pertandingan maka capolista akan mereka pegang sekaligus menggusur Milan dari pucuk Classifica. Banyak yang berpendapat bahwa laga kali ini adalah duel penentu scudetto serie A musim ini. Tapi tidak sedikit juga pihak yang memandang bahwa big match esok hari adalah seperti pertandingan lainnya, bila menang akan memperoleh tiga poin dan jika kalah akan kehilangan tiga poin. Akan tetapi jika dilihat dari sudut pandang psikologis maka tim yang memenangkan pertandingan akan dapat lebih mudah untuk melanjutkan tren positif mengarungi sisa yg ada. Bagi tim yang kalah pastinya butuh waktu untuk mengembalikan kondisi mental mereka pasca laga ini. Well, siapapun yang memenangkan pertandingan nanti malam itulah tim yang menang dan terbaik dalam derby kali ini. Yang pasti duel besok malam akan menyajikan pertandingan yang hebat, menghibur, penuh dengan tensi dan antusiasme yang luar biasa baik dari pemain maupun fans yang setia dengan kedua kubu masing-masing. Sebagai catatan, dalam derby pertama musim ini, Inter sebagai tuan rumah kalah 1-0 melalui gol yang dilesakkan Ibrahimovic melalui titik penalti. Akankah Inter mampu membalas kekalahan mereka, atau Milan yang akan mengalahkan mereka untuk kedua kalinya dalam musim ini.
Prediksi penulis, Milan akan menang dengan skor 2-1. Forza Milan Forza Lega Calcio

jakarta

Jakarta


Jakarta
aku pandang engkau dari pinggiran
gedung tinggi menjulang mencakar langit
lampu-lampu terangkan gelap malam
mobil berarak menyemut penuh sesak

aku pandang engkau dari pinggiran
penuh datang orang seberang
tak pernah sia sampah terbuang
tak hanya orang berdasi, tak hanya orang bermersi

Jakarta
aku pandang engkau dari pinggiran
tidakkah engkau dengar tangisan bayi-bayi terbuang
tidakkah engkau lihat anak-anak kecil berjuang
tidakkah engkau dengar parau janda-janda tua dengan nyawa meregang

aku menangis, meratap tersendu
haruskah aku menutup mata
haruskah aku menutup hidung
haruskah aku menutup telinga
haruskah aku diam seribu bahasa


Jakarta, 23 mei 2005
thx to mas Supardi

Believe

18ELIEVE, adalah tag line Milanisti dalam memandang optimis cerita (perjalanan) klub mereka (AC Milan) dalam mengarungi musim ini (2010/2011). 18ELIEVE berarti 18 (delapan belas) champion (scudetto) Serie A (liga Italia) yang mereka harapkan bakal terwujud tahun ini. Hal itu terlihat sejak awal musim saat Milan mulai mendatangkan beberapa pemain berlabel TOP dunia, diantaranya adalah Ibrahimovic dan Robinho, menandai ambisi mereka mulai musim ini untuk unjuk gigi lagi setelah sekian lama tertidur. Paling tidak di Seri A, setelah terakhir mereka mengecap scudetto pada 2004/2005. Meskipun dalam kurun waktu sepuluh tahun kemarin antara 2000-2010 mereka menggondol dua trophi liga Champion dan masuk final 3 kali (2002, 2005, 2007), bagi klub sebesar Milan, hal itu masih belum dapat dikatakan sukses. Hal itu semakin terlihat menjadi hal yang besar jika kita menengok prestasi tetangga (Inter) yang dalam sepuluh tahun terakhir mendapatkan 4 scudetto dan kemarin (2009) berhasil merengkuh trophi piala Champion setelah menghempaskan Muenchen di partai final.
   Saat transfer musim dingin dibuka Milan mulai bergeliat dengan sukses mendaratkan pemain bebas tranfer diantaranya adalah Mark Van Bommell (MVB) dari Muenchen dan Urby Emanuellson dari Ajax Amsterdam. Sebelumnya Antonio Cassano sudah berpindah duluan dari Sampdoria karena masalah dengan presiden klub. Hal ini normal, bila dilihat dari banyaknya pemain inti yang cedera. Dengan cederanya Pirlo dan Ambrossini sehingga transfer pemain baru mutlak diperlukan untuk menambal lini tengah. Kenyataan yang sungguh sangat disayangkan adalah semua pemain baru yang berhasil didatangkan tidak bisa bermain di Liga Champion. Banyak pengamat yang bilang bahwa terganjalnya Milan oleh Spurs di 16 Besar liga Champion adalah ketidakberuntungan kalau melihat fakta di lapangan dengan banyaknya peluang yang dikreasi dan kemasukan hanya dengan satu gol saja. Diluar menjauhnya dewi fortuna yang menaungi Milan di liga Champion, kondisi sebaliknya terlihat di serie A. Sampai giornata ke- 32, Milan masih memimpin classifica terpaut 3 poin dengan Napoli di posisi dan 5 poin dari peringkat 3 Inter. Kontribusi dari pemain baru yang paling terlihat datang dari MVB. Pelan tapi pasti MVB bisa menggantikan peran Pirlo sebagai gelandang jangkar. Peran itu semakin terlihat ketika Milan berhasil mengalahkan seteru abadinya (Inter) dalam derbi minggu kemarin. Sneidjer sebagai otak serangan Inter dibuat tidak berkutik dan frustasi dalam melancarkan gempuran. Praktis kalahnya inter di sektor tengah berakibat suplai bola yg mandeg di lini depan, skor akhir 3-0 buat Milan adalah nilai yang pantas bagi Milan dengan Van Bommelnya. Cassano adalah pemain fenomenal menginjak di usianya ke-28. Walaupun perannya tidak sesignifikan MVB, kehadiran Cassano bisa memberikan alternatif lebih bagi lini serang Milan. Sering bertukar posisi dengan Robinho dan Cassano maupun Pato membuat sisi penyerangan Milan lebih variatif. Mungkin dibutuhkan waktu lebih saja untuk menunjukkan kemampuan lebihnya seperti apa yang pernah dia lakukan sewaktu masih membela panji Sampdoria maupun Nazionale.
   Kompetisi mendekati akhir dengan menyisakan 3 giornata dimana sudah menunggu lawan-lawan yang selama ini terkenal menyulitkan Milan. Roma dan Udinese adalah lawan yang tidak bisa dianggap enteng terlepas dengan penampilan Milan yang mulai stabil lagi. Roma dan Udinese wajib untuk ditaklukkan sebagai syarat untuk menggenggam Scudetto. Setiap laga wajib dimenangkan dengan tanpa mengurangi rasa hormat dan apresiasi terhadap tim yang bakal kita hadapi. Dengan kondisi seperti ini sudah selayaknyalah Milan dapat menjaga determinasi sampai akhir musim yang pada akhirnya mimpi meraih scudetto Musim ini bisa diwujudkan. FORZA MILAN (lll+)