Selasa, 22 Mei 2012

Pantai Siung


Pantai Siung (Gunung Kidul, Jogja)
Akhir bulan April 2012 kemarin saya mencoba salah satu situs pantai di sepanjang pantai selatan DIY. Pantai Siung menjadi target yang akan saya datangi. Pantai Siung merupakan salah satu pantai di Kabupaten Gunungkidul, DIY. Salah satu pantai yang berjejer dari barat kalo kita ambil garis pantai dari Pantai Depok, Parangtritis, Baron, Krakal, Kukup, Indrayanti, Sundak, Siung, dan Wedi Ombo. Pantai ini termasuk salah satu pantai yang paling baru dikenal, dan kini telah menjadi salah satu andalan tujuan wisata pantai di wilayah tersebut. Pantai Siung terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, sekitar 70 km dari pusat kota Yogyakarta. Untuk menuju ke sana sebenarnya bisa dicapai dengan dua jalur, jalur pertama dengan lewat Bantul – Imogiri – dan ikuti pentunjuk arah sampai jalur Pantai Baron – Tepus – Siung. Jalur pertama ini lebih mudah untuk dicapai dan tantangan tanjakannya tidak sebanyak dan semantab jalur kedua (Wonosari). Jalur kedua kita ambil dari Jogja ke arah kota Wonosari – Tepus – Siung dengan medan banyak tanjakan dan turunan serta tikungan tajam. Bagi yang tidak terbiasa bermotor saran saya lebih baiknya membawa mobil sebagai sarana transportasinya (bisa bawa sendiri atau sewa di Jogja). Kurang lebih 3 jam sampailah ke Pantai Siung yang telah saya nantikan. Perjalanan terasa lama dan melelahkan akhirnya impas dengan ombak dan pantai yang terbentang di depan mata. Tampak beberapa pengunjung telah mendahului kami sedang bermain air di bibir pantai. Sepanjang pengamatan saya tidak ada satupun pengunjung yang berenang ke tengah pantai, yang ada hanya  paling se-dada orang dewasa. Tak lain tak bukan adalah karena pantai ini cenderung ombaknya besar, pantainya berbentuk cekung langsung menghadap Samudera Hindia, pantainya curam di beberapa titik, maka tepat kiranya dipasang papan larangan untuk berenang di pantai tersebut. Pantai Siung termasuk pendek dengan panjang hanya sekitar 300-400 m. Namun justru di sinilah letak keistimewaannya. Pantai pendek ini dikelilingi oleh karang-karang besar berwarna kehitaman, yang sebagian besar ditumbuhi vegetasi dan lumut hijau. Paduan laut biru jernih dan karang kehijauan menambah keindahan panorama tempat ini. Ditambah dengan debur ombak yang besar menambah semarak pantai tersebut. Bagi pemburu foto, tempat ini tidak kalah bagusnya dengan batu karang yang besar-besar. Jika perut terasa lapar, di sini telah ada tempat makan, yang walo menunya gak banyak tapi cukuplah untuk bisa mengisi perut, ada mie ayam dan bakso, dan jika anda beruntung anda bisa langsung membeli ikan segar dari beberapa nelayan yang pulang melaut, dan yang pasti harga makanan dan ikan tidak semahal di tempat (pantai) lainnya. Ada juga klo anda lebih suka menikmati pantai saat siang tetapi tidak ingin kepanasan, di sepanjang pantai ada tetumbuhan yang familiar di setiap pantai di laut selatan, anda bisa duduk atau tidur-tiduran dengan menyewa tikar yang telah disediakan. So, silahkan sediakan waktu anda untuk bisa menikmati keindahan pantai ini. Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar